BAANTARAN DALAM PROSESI PERKAWINAN ADAT BANJAR

Posted On Desember 7, 2008

Disimpan dalam Uncategorized

Comments Dropped 3 responses

Banjarmasin bisa dikatakan adalah sebuah kota yang ramai. Terdapat beberapa objek wisata yang sering dikunjungi oleh para wisatawan. Masyarakat Banjar juga mempunyai kebudayaan/ kebiasaan yang dilakukan dalam masyarakat, salah satunya Baantaran dalam prosesi perkawinan adat Banjar.
Kemudian kita beralih ke lingkungan masyarakatnya. Masyarakat Banjarmasin masih mempertahankan kebudayaan yang mereka punya sejak zaman dahulu.Kebudayaan itu bisa dilihat dari segi makanan-makanan tradisionalnya, pakaian adat, dan kehidupan yang masih lekat dengan sungai yang bisa disebut dengan budaya sungai. Adapun kebudayaan lain yang bisa dilihat seperti dalam acara perkawinan salah satunya yaitu Prosesi Baantaran yang masih dilakukan oleh masyarakat Banjarmasin.
Baantaran atau bisa disebut dengan Maantar Jujuran yang dimaksudkan sebagai bukti pengikat bahwa kedua calon mempelai telah bertunangan. Dalam baantaran ini juga melibatkan rombongan dari pihak calon mempelai laki-laki. Rombongan ini terdiri dari ibu-ibu berjumlah 10-20 orang yang bertugas untuk membawa seserahan berupa bingkisan untuk calon mempelai wanita. Bingkisan itu berupa barang-barang yang diperlukan calon mempelai wanita dari ujung kaki sampai ujung rambut yang kesemuaya serba satu. Adapun barang-barang tersebut seperti: seperangkat perlengkapan tata rias, wangi-wangian, perlengkapan kamar tidur, perhiasan , pakaian selengkapnya khusus wanita, sepatu, beserta sejumlah uang.
Rombongan dari pihak calon mempelai laki-laki biasanya diterima oleh keluarga calon mempelai perempuan dengan upacara yang sederhana. Upacara ini dimaksudan keluarga dari kedua calon mempelai untuk mengumumkan kepada para undangan bahwa kedua calon mempelai sudah bertunangan (baikatan) dan akan melanjutkan ke jenjang pernikahan.
Adapun dalam acara baantaran terdapat beberapa tahapan seperti: setelah calon mempelai laki-laki berserta rombongan tiba di rumah calon mempelai wanita dipersilahkan masuk oleh perwakilan dari pihak calon mempelai wanita kemudian pihak dari calon mempelai laki-laki meletakkan seserahan. Beberapa saat kemudian calon mempelai perempuan keluar dan acara dimulai dengan memberikan sambutan. Disusul dengan baturai pantun yang dilakukan terlebih dahulu oleh perwakilan dari pihak calon mempelai wanita dan dibalas oleh perwakilan dari calon mempelai laki-laki.
Kemudian perwakilan dari pihak mempelai wanita menanyakan bagaimana kabar dan maksud kedatangan tersebut kepada pihak dari calon mempelai laki-laki. Perwakilan dari pihak calon mempelai laki-laki lalu mengutarakan maksud kedatangannya yaitu basasarahan, membawa jujuran dan barang-barang dari ujung kaki sampai ujung rambut untuk calon mempelai wanita.
Barang-barang tersebut berserta uang jujuran lalu diserahkan kepada orangtua/keluarga dari pihak calon mempelai wanita. Jumlah uang jujuran tersebut dihitung dan disebutkan di depan para tamu undangan. Dari pihak keluarga calon mempelai wanita, barang –barang beserta uang tersebut lalu diserahkan kepada calon mempelai wanita. Acara dilanjutkan dengan menyandingkan kedua calon mempelai dan kemudian dilaksanakan acara bertukar cincin.
Setelah itu selesai, dilanjutkan dengan acara mehambur baras kuning yang telah dicampur dengan uang logam. Para tamu pun berebutan untuk mendapatkannya. Akhirnya acara selesai, kemudian kedua keluarga calon mempelai memanjatkan doa sebagai ucapan syukur atas kelacaran acara tersebut dan diakhiri dengan makan bersama.

3 Responses to “ BAANTARAN DALAM PROSESI PERKAWINAN ADAT BANJAR ”

  1. Randy

    Miyau…
    Mau nikah ya jd bahas ttg baantaran. Huehuehue….
    Visit my blog ya
    randy4u.wordpress.com

  2. Syams Ideris

    Adat urang nang di kampung….
    Adat kawin di pahuluan
    Timbai mahambur kambang
    Campur duit pacahan
    Hambur si Baras Kuning
    Di rabutakan….

    Adat urang nang dikampung…
    Tunggu si bulan Mulud
    Jadi ingatan
    Habis di musim katam
    Naik jujuran

    harum si kambang pinang
    Campur di banyu mandi
    Adat urang bahari
    Kada taganti….

    Habis bamandi-mandi
    Tinggal menunggu hari
    Sampuk batatai di pelaminan…

  3. Rizky

    Wah, ading lagi online lah….he

Respond now.