FRIENDSHIP “ dari persahabatan ku menjadi lebih tau betapa pentingnya sosok seorang ibu bagi anak-anaknya”

Posted On April 23, 2009

Disimpan dalam Uncategorized

Comments Dropped 2 responses

Kayanya ga ada cukup kata yang bisa mengungkapkan betapa pentingnya arti dari sebuah persahabatan. Awalnya ku kira persahabatan itu adalah sebuah ikatan yang dimulai dari perkenalan dan berlangsung bertahun-tahun. Tapi ternyata setelah aku memasuki kehidupan sekolah di SMA, aku mulai memahami betapa berharganya sebuah persahabatan, betapa berartinya seorang sahabat disamping kita.
Waktu itu, tepatnya aku berada di kelas 2 SMA. Aku bahagia bersama-sama dengan teman seumur ku. Bersama –sama mereka tumbuh dan menjalani hari-hari. Awalnya kupikir mereka hidup tenang, bersama keluarga yang utuh dan harmonis, tak kekurangan satupun, apa yang dinginkan terpenuhi. Namun, aku salah akan hal itu. Tak semua yang kulihat sama persis dengan kenyataanya.
Sebut saja “ IKAL” (red.nama samaran). Dia salahsatu yang bisa dibilang sahabatku. Aku mengangguminya karena selain dia pintar menyanyi, dia juga bisa dibilang fasih berbahasa inggris dan sangat supel. Namun satu kesamaan antara aku dan dia adalah “kami sama-sama suka makan” entah itu ngemil atau apalah pokoknya soal makanan kami jagonya. Tapi dilihat dari porsi badan, dia lebih gendut dari aku. Walaupun aku doyan makan bisa sampai 5x dalam sehari tapi badan ku tidak bisa gendut-gendut ya berat standar 46 Kg.
Weitsss..mulai ngelantur neh ceritanya. Oke kembali pada pokok cerita. Aku dan ikal ini selalu berbagi cerita mulai yang umum sampai yang khusus. Lama menjalin persahabatn dengannya, aku mulai mengetahui satu hal, bahwa dia adalah gadis yang tegar dalam menghadapi cobaan hidup dan aku sangat salut padanya.
Cerita itu bermula dari kematian ibunya saat dia menuntut ilmu di SMA. Kematian ibunya sangat mengguncang jiwanya. Mungkin Karena ibunyalah yang paling dekat dan sayang dengannya. Setelah kematian ibunya itu, dia menjalani hidup bersama dengan ayah dan adik laki-lakinya.
Dia bisa dibilang mulai belajar untuk mengisi kekosongan sosok ibu bagi adik laki-lkinya yang masih kecil. Aku tau bahwa dia sangat kehilangan ibunya. Tak jarang ku lihat dia menangis. Aku tau bagaimana rasanya kehilangan seorang ibu yang sangat dekat dengan kita walaupun aku tak mengalami seperti yang dia rasakan.
Bulan berganti bulan, dan dia mendapti kenyataan bahwa ayahnya sudah menemukan tambatan hati yang baru yang akan segera dinikahi oleh ayahnya. Namun, ikal tak dapat menerima itu semua karena baginya tak ada yang bisa menggantikan sosok ibu dihatinya.
Dia semakin hari semakin murung, raut wajahnya menyimpan kegelisahan. Saat itu aku bertanya kepadanya, apa gerangan yang membuatnya gelisah sepnjang hari. Pada saait itu dia berkata bahwa ayahnya akan menikah lagi. Dia takut apakah istri baru ayahnya itu akan menyayangi mereka setulus hati dan menerima keberadaan dia dan adiknya sama seperti anak kandungnya sendiri. Kurasa ketakutannya itu beralasan karena melihat kejadian-kejadian disekitar kita atau pada sinetron-sinetron ditelivisi terkadang ibu tiri itu hanya cinta kepada ayah saja sampai-sampai juga adal lagunya lho!!!, tidak kepada anak tirinya (tapi bersyukurlah kepada anda-anda semua yang walaupun mempunyai ibu tiri, tapi beliau sayang kepada anda sama seperti anak kandungnya sendiri).
Akhirnya keputusan ayahnya untuk menikah lagi terlaksana. Tak lama setelah menikah, ayah ikal berniat menjual rumah mereka dan membawa ikal beserta adiknya pulang ke kampung halaman. Namun ikal memilih untuk menetap di tempat asal guna menyelesaikan sekolah yang hanya tinggal I tahun lagi.
Tak lama rumah mereka itu dijual dan ikal dititipkan dirumah sanak keluarga dari ayahnya. Tinggal dirumah sanak keluarga jauh tetap tak sama seperti tinggal dirumah sendiri. Disana ikal merasa tak nyaman, tak jarang dia berselisih faham dengan tante dan om nya tsb. Disana dia meras tertekan dan ingin pergi saja dari rumah tsb.
Aku sangat sedih melihat hidupnya yang tak tentu seperti itu. Hidup jauh dari ayah dan adiknya. Akhirnya aku mendapatkan tempat untuknya dan kurasa dia akan lebih tenang berada disitu. Ikal ku titipkan bersama tante ku yang kebetulan tinggal berdua bersama anaknya yang masih kecil karena berhubung suaminya sering berangkat keluar kota untuk bekerja. Hitung-hitung untuk menjadi teman ngobrol tante ku.
Ikal sangat senang ketika ku mengajak dia tinggal dirumah tanteku. Dan dia setuju juga, siang sepulang sekolah ku langsung membantu ikal berbenah-baenah untuk segera pindah ketempat yang baru. Sesampainya dirumah tanteku, dia langsung disambut hangat.
Hari berganti hari, ikal merasa nyaman tinggal ditempat itu, dan aku sangat senang membantunya walaupun tidak seberapa. Setidaknya dapat mengurangi kesedihan yang dialaminya.
Ya kurasa dari pengalaman ku ini, aku tau bahwa *sahabat itu bukan hanya ada disaat kita senang tapi juga tetap berdiri disampaing kita ketika kita mengalami cobaan yang kita sendiri hampir tak mampu menghadapinya. *sahabat itu adalah seseorang yang mengulurkan tangannya untuk membantu kita berjalan disaat kita terjatuh.* sahabat itu seperti yang ku baca dari serial barat friends “ Sahabat adalah orang yang mendekat ketika seluruh dunia menjauhi kita”
Dan arti dari ibu kurasa tak pernah dan tak akan ada kata yang cukup untuk mengungkapkan betapa pentingnya sosok seorang ibu bagi anaknya. Ibu adalah sosok terindah yang diciptakan Tuhan bagi anak-anak.
Dan aku ingin mengatakan kepada mamah yang ada dirumah “ aku sangat-sangat sayang sama mamah walaupun aku sering ngebantah “ heheehehe. N untuk semua ibu-ibu didunia tetap lah bersinar karena kalian semua lebih indah dari apapun yang ada di dunia “!!!!

2 Responses to “ FRIENDSHIP “ dari persahabatan ku menjadi lebih tau betapa pentingnya sosok seorang ibu bagi anak-anaknya” ”

  1. pushy nono

    Persahabatan… Bagai kepompong…
    Merubah ulat menjadi kupu-kupu… :D

  2. pushy nono

    Persahabatan… Bagai kepompong..
    Merubah ulat menjadi kupu-kupu… :D

Respond now.